Tunjung Tutur

5 Tips Bela Negara | 25 September 2009

Sore ini saya sowan ke tempat Eyang Sukarto, beliau adalah profil tiga jaman, maksudnya pernah mengalami hidup di tiga jaman, yaitu Jaman Belanda, jaman Jepang dan jaman Kemerdekaan. Usia beliau saat ini hampir mencapai satu abad, mesti demikian kondisinya jauh lebih sehat dari pada kawan- kawannya yang sudah meninggal.. (ya jelas dong..🙂

Sowan saya selain untuk silaturahmi sekaligus ingin berkonsultasi, berkaitan dengan itikad saya mengikuti sayembaranya Pakde Cholik yang bertajuk Bukan Contest: Brain Storming- Bela Negara, untuk hari jadi TNI yang ke- 64.

“Mbah, saya ini kan bukan tentara, tapi cuman petani yang hanya punya cangkul dan dengkul, jadi gimana ya biar bisa ikutan bela negara, saya ini cinta mati lho mbah sama Indonesia?”

“Ya udah, kalo gitu besok bawa saja cangkulmu ke sawah, tanpa cangkul dan dengkulmu negeri ini akan kekurangan pangan..
Untuk bela negara saat ini mbah cuman pake lima tips sederhana, yaitu jangan melanggar 5M alias molimo :

  • Maling alias mencuri
  • Madon alias melacur
  • Mendem alias mabuk- mabukan
  • Madat alias Narkoba
  • Misuh alias mencaci maki

Insya Allah, menjauhi hal diatas akan menjadikan kita selamat dunia akhirat, dan negeri kita akan makmur sentosa bahkan disegani oleh bangsa lain..
Perang itu tugasnya tentara, tapi jika nanti tentara dalam arti pemerintah yang sah memerlukan, kita pun harus siap angkat senjata!

Dan satu lagi ya.. terus Ngeblog, maju terus dengan artikel- artikel yang bermanfaat, hindari pornografi dan jangan suka membuat kebohongan publik, kasihan orang- orang yang tersesat di search engine.. ”

“Nggih Mbah, terima kasih banyak, dan untuk tentara: “Dirgahayu, wujudkan Bela Negaramu!!”

Oh iya, gimana pendapatmu kawan?


14 Komentar »

  1. Jika masing2 diri pribadi, punya keinginan dan keyakinan yg kuat, utk memperbaiki diri agar selalu menjadi lebih baik…maka itu akan membentuk satu kesatuan yg teramat sangat kokoh dan kuat… Kuat jiwa dan raganya… Sehat jiwa dan raganya… Sangat baik…jiwa dan raganya…. Berbudi luhur dan berjiwa satria sejati…. Berjuang tanpa pamrih dan cinta tanah air…adalah wujud dari bela negara…
    Salut utk Mas Tyas… Terus semangat yaa Mas… Moga sukses terussss….
    Salam hangat dan damai selalu….

    Komentar oleh Hary4n4 — 25 September 2009 @ 20:27

  2. makasih mas dukungannya, salam molimo!

    Komentar oleh mas tyas — 25 September 2009 @ 22:30

  3. Sebagai warga negara memang harus ikut bela negara baik dimasa damai maupun masa perang, sesuai bidang masing-masing.
    Salam hangat dari Surabaya mas

    Komentar oleh Pakde Cholik — 25 September 2009 @ 23:05

  4. salam hangat selalu pakde, salam bela negara!

    Komentar oleh mas tyas — 25 September 2009 @ 23:54

  5. syukur masih bisa mengamankan KELIMA

    Terima kasih telah berpartisipasi dalam “Bukan Kontes: BELA NEGARA”. Ayo, yang lain pada ikutan juga, dong!!!

    Soal link sudah saya pasang. Silahkan dilihat di sidebar saya dalam BLOGROLL dengan title “silaturahmi“.
    Jika gak kelihatan silahkan dirol ke bawah dengan memencet tombol panah ke bawah yang ada di samping kanannya. Terima kasih.

    Komentar oleh alamendah — 26 September 2009 @ 05:25

  6. Yaa,yaaa,membela negara memang bukan cuma angkat banbu runcing dan senjata seperti yang di lakukan pahlawan kita terdahulu,salah satu contoh nya petani juga bisa membela negara dari kekurangan pangan dan kelaparan,pegawai pun juga bisa membela negara dengan cara mengabdi untuk masyarakat ini.dan masih banyak cara dan jalan buat membela negri kita.
    Sukses selalu.

    Komentar oleh Mr.o2n° — 26 September 2009 @ 07:38

    • betul mr.. petani adalah satu satu pahlawan tanpa tanda jasa! salam keong mas! sukses dan damai selalu!

      Komentar oleh mas tyas — 26 September 2009 @ 12:10

  7. Kalo bela negara dari jajahan moral, yach agak ribet juga, karna gak sedikit yang dingatkan tapi malah ngajak berantem. Malima, mantab tuch mazTyaz

    Komentar oleh ammar — 26 September 2009 @ 12:06

    • betul mas ammar, molimo merupakan ajaran budi pekerti luhur warisan nenek moyang.. thanks, salam seduluran!

      Komentar oleh mas tyas — 26 September 2009 @ 12:13

  8. maaf nih telat berkunjung. maklum beberapa hari lagi pisah ama blog. gara2 tidak punya perangkat. perangkat yang biasanya di pakai lagi rusak. ohya (mendem) itu artinya menanam ke dalam tanah😀

    Komentar oleh udienroy — 30 September 2009 @ 06:51

    • senang dikunjungi orang beken..
      benar mas roy.. mendem itu artinya menanam ke dalam tanah..
      tapi kalo mendem gadung artinya kebanyakan makan gadung terus teler, he.. he..

      Komentar oleh mas tyas — 30 September 2009 @ 07:53

      • Mendem gadung? Jadi teler? (Teler) juga bisa di artikan MENDEM😀

        Komentar oleh udienroy — 2 Oktober 2009 @ 23:29

  9. Anda merupakan salah satu blogger yang mendapat tali asih Brain Storming –Bela Negara.
    Silahkan kunjungi http ://abdulcholik.com/http://abdulcholik.com/contest/9-blogger-peraih-tali-asih-bela-negara.
    Mohon diKirimkan nama dan alamat anda kepada saya.
    Selamat atas perolehan tali asih.
    Salam hangat dari Surabaya

    Komentar oleh Pakde Cholik — 4 Oktober 2009 @ 10:17

    • Sebuah penghargaan yang luar biasa bagi saya pakde, terimakasih, mugi Gusti Ngijabahi, salam hangat selalu!

      Komentar oleh mas tyas — 4 Oktober 2009 @ 12:40


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: