Tunjung Tutur

Ulinan Seni Silat Sunda yang Menyenangkan | 13 September 2009

Sunda.. katakanlah sebagai suatu suku yang mewakili suku- suku lain di Jawa Barat, memiliki suatu seni beladiri yang tersohor hingga ke mancanegara yaitu Cimande yang didalamnya sudah sangat dikenal terdapat suatu pola latihan yang dinamakan sebagai Ulinan.

Ulinan berarti permainan dan entah saya sendiri belum mengetahui bagaimana sejarah adanya Ulinan sebagai pola latihan silat tersebut. Namun yang pasti dari pengalaman saya berlatih hal ini sangatlah menyenangkan. Latihan Ulinan memberikan dampak segar baik fisik ataupun fikiran.. karena Ulinan sebagai mana sebuah permainan memerlukan suatu kekompakan dalam tim serta memerlukan perasaan enjoy dan rileks. Namun meski demikian Ulinan sebagai silat tetap memerlukan suatu ketelitian, kewaspadaan, ketepatan dan kecepatan. Tanpa hal ini: Berlatih Ulinan atau kita yang menjadi ulin- ulinan..

Ulinan yang saya ikuti lebih banyak menggunakan kelit ketimbang benturan fisik, karena dalam seni beladiri Cimande terdapat berbagai macam aliran. Maka tehnik tangkis hindar, kuncian dan bantingan lebih ditekankan. Ulinan ini justru saya temukan di Lampung dari seorang pendekar Cimande bernama Kang Udin Mahyudin pada tahun 2001 yang memberikan pelatihan di Padepokan Padma dibawah asuhan guru Spiritual Eyang Bambang Budiono..
Salam hormat saya pada beliau.

Tulisan ini hanya sekedar berbagi dan apabila pembaca adalah pecinta beladiri silat Indonesia atau bahkan mungkin pendekar Cimande, kita pun bisa saling berbagi disini..

Mari kita lestarikan seni silat Indonesia dan kita pahami bahwa dalam silat Indonesia pada umumnya terkandung nilai- nilai spiritual dan budaya luhur yang perlu kita lestarikan.

Silat merupakan budaya luhur yang berbatasan dengan kekerasan dan hanya dengan pengembangan budi pekerti luhur melalui khasanah budaya luhur silat itu sendiri, maka silat akan dapat diwujudkan sebagai hakikat dan tingkatan tertinggi ilmu silat yaitu Silaturahmi

Salam Silaturahmi!


Ditulis dalam Cerita Ringan
Tags: , , ,

17 Komentar »

  1. pertamaaaaxxzzzz..
    ada juga seni silat dari betawi yang terkenal..
    memang budaya indonesia sarat dengan nilai spiritual..kadang terarah mistis juga..hehehe
    salam rimba raya lestari

    Komentar oleh dedenia72 — 13 September 2009 @ 21:09

    • Salam hangat selalu, lestari rimba kita mas..
      Seni silat betawi juga oke mas..
      Dan memang saya mengenal Pulau Jawa bagian barat sebagai salah satu sumber aliran silat Indonesia..
      Salam hangat dan damai selalu..

      Komentar oleh Mas Tyas — 13 September 2009 @ 23:03

  2. Aku suka banget dgn yg namanya silat… Sayang gak pernah kesampaian utk belajar…hehehe
    Silat=Silaturahmi….saya kagum dgn ungkapan ini…
    Semoga seni dan budaya Indonesia, akan selalu tetap lestari…
    Salam hangat dan damai selalu…

    Komentar oleh Hary4n4 — 14 September 2009 @ 11:24

  3. makasih mas suportnya..
    salam damai selalu..

    Komentar oleh mas tyas — 14 September 2009 @ 13:00

  4. Pingingnya sh belajar silat tapi sayang gurunya tidak ada,terutama yang inging saya pelajari teknik pernapasan dan knsentrasi
    Melamar jadi publsher google adsense dengan operamini

    Komentar oleh Mr.o2n — 14 September 2009 @ 14:04

  5. bagus mas kalo pingin belajar silat, setidaknya keinginan itu terwujud di anak cucu.
    dalam sejarah negeri kita adalah guru besar pencak silat dunia, jadi cukup memprihatinkan jika sampai guru silat sulit ditemukan..

    Komentar oleh mas tyas — 14 September 2009 @ 14:42

  6. Anak-anak indonesia sejak kecil cuma di perkenalkan tekno-tekno modern sehingga hal milik bangsa sendiri pun terabaikan

    Komentar oleh udienroy — 15 September 2009 @ 00:07

  7. benar mas roy, dan ini sangat memprihatinkan. maka saatnya ketika budaya kita diklaim bangsa lain kita baru seperti kebakaran jenggot.. he.. he..
    salam damai selalu.

    Komentar oleh mas tyas — 15 September 2009 @ 00:22

  8. Cimande ilmunya dan ulinan itu seninya ya Mas…
    Maksudnya begitu ? 🙂

    Komentar oleh Yep — 16 September 2009 @ 06:29

    • benar, lebih tepatnya bahwa Cimande merupakan salah satu aliran seni beladiri silat, sedangkan Ulinan merupakan pola latihannya. trims, salam silaturahmi!

      Komentar oleh mas tyas — 18 September 2009 @ 15:46

  9. Selamat menyambut hari kemenagan. Minal aidzin Walfa izin Mohon Ma’af lahir Dan batin salaM Damai Selalu http://wp.me/pjtej-70

    Komentar oleh udienroy — 16 September 2009 @ 16:43

  10. salam ipsi saya ingin bertanya apakah silat bisa mengajarkan kita tenaga dalam sejak umur 15

    Komentar oleh razikin tunas antara — 29 Oktober 2009 @ 09:55

  11. salam kenal saya ingin berkenalan dengan anggota silat disana saya dari silat aceh tengah tunas antara

    Komentar oleh razikin tunas antara — 29 Oktober 2009 @ 09:57

  12. mbah !

    Komentar oleh huda — 22 November 2009 @ 08:19

  13. Salam..
    sy dari aceh, tepatnya aceh utara, di Aceh di beberapa kabupaten umumnya aliran silat yg di pengaruhi aliran minangkabau sperti TARALAK, tp ada aliran tua dan snagat langka yaitu KUNTO atau KONTO orang Aceh menyebut, sebagian ahli silat berpendapat ini bukanlah silat, tp beladiri jenis lain dan sanagt hebat, dpt bertarung dlm selimut, diatas meja atau tempat yg sempit.

    Komentar oleh zulfazli — 7 Maret 2010 @ 11:33

  14. salam kenal untuk seluruh sahabat pesilat Indonesia, mari kita kembalikan jati diri silat sebagai budaya luhur bangsa!

    Komentar oleh mas tyas — 28 Maret 2010 @ 11:07

  15. assalamu’alaikum.
    salam buat smua.
    saya ttarik dgn pnyataan sodara dari aceh diatas,tentang kunto. saya dulu pernah sebentar/sedikit mempelajari beladiri kunto itu dan itu jg di aceh. kunto bukanlah silat spengetahuan saya,itu adalah salah satu aliran dari kungfu yg bnyak sekte,sperti shoelin,wint,taichi,pae-chi,khungtong dll.
    khuntong inilah yg dikenalkan oleh seseorg pndkar cina yg bnma khong toe. yg jg idup pada masa wong fei hung yg notabene seorang pendekar dan tabib muslim dr cina yg menguasai smua aliran kungfu yg lbih dr 15 aliran itu.
    bnyk pdagang cina yg muslim yg dtag keaceh dulu krn hubungan kerjasama antara cina dan krjaan aceh. dr sinilah aliran kunto/khuntong asuk dpelajari org2 aceh,mknya di indo kuntopun hnya dkenal org2 aceh .
    maap mgkin kurang lengkap,tolong dmaklumi.
    saya mau menanyakan sm tmn2 yg dr aceh:apakah saat ini marih ada tempat2 tuk belajar kunto diaceh?,mengingat ini bela diri yg jrg dan sy hanya pernah mendapati ini di aceh/ aceh rayek sj. mohon di infokan tempatnya bg yg pny info,krn sy ttarik untk kmbli mlnjutkan belajar kunto ini tuk olah raga.

    Komentar oleh assalamu'laikum — 14 Juli 2010 @ 09:15


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: