Tunjung Tutur

Tabah atau Bebalkah Kita? | 4 Juni 2009

Didalam lingkungan kita tentu ada orang- orang yang memiliki predikat tabah. Biasanya tersebut seringkali menerima musibah atau halangan hidup, namun direspon secara wajar atau biasa sekalipun mungkin saja lumrah didalam jiwanya terdapat guncangan- guncangan. Namun bagi diri kita, jika memiliki ketabahan itu selayaknya dicermati, apakah ketabahan itu masih murni ataukah sudah terkontaminasi oleh kebebalan?
Ketika terjadi masalah hidup, halangan atau katakanlah suatu kesialan, maka perlu direnungkan dari manakah sumber ini terjadi? Semua memang terjadi atas Kehendak Nya, namun lazim kebanyakan kesialan itu berawal dari diri sendiri sebelum Ia berkehendak (baca: Konfirmasi bagi Tuhan ) Musibah yang berasal dari kecerobohan/ kesalahan diri dan itu sering kali terjadi, walau kita ‘tabah’ namun ketabahan itu telah mengandung unsur- unsur kebebalan, bersumber dari kita yang enggan belajar dari pengalaman. Suatu ungkapan: hanya keledai yang terperosok di lubang yang sama. Dan jelas “Ketabahan” seekor keledai tak dapat diteladani.


Ditulis dalam Cerita Ringan
Tags:

3 Komentar »

  1. salam kenal ^^
    kunjungan balik sangat diharapkan

    (Mas Tyas: Salam kenal juga, trims atas kunjungannya)
    🙂

    Komentar oleh pitaxxx — 4 Juni 2009 @ 00:36

  2. tapi kadang qta gak sadar dengan kebebalan qta loh….

    thanks for visit my blog

    Komentar oleh motivatorlife — 29 Juli 2009 @ 06:52

    • Thanks.. dan itu bisa kita atasi dengan mawas diri.. Salam!

      Komentar oleh Mas Tyas — 29 Juli 2009 @ 07:26


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: