Tunjung Tutur

Makna Aksara Jawa berdasarkan Riwayat | 27 Mei 2009

Aksara Jawa terdiri dari 20 huruf baku. Secara turun temurun aksara ini disebutkan memiliki riwayat tertentu yang berkaitan dengan proses lahirnya budaya Jawa yang menyebutkan pula Aji Saka sebagai cikal bakal babad tersebut. Halaman ini sekedar napak tilas makna aksara jawa berdasarkan riwayatnya..
`
Aji Saka merupakan tokoh yang divisualkan oleh masyarakat Jawa sebagai leluhur bangsa Jawa yang mengatur bahkan menjadi raja di tanah Jawa ‘ketika itu’. Dan memiliki dua orang cantrik atau pengikut yang diutus mengemban amanah guna menjaga pusaka keraton, maka dikatakanlah sebagai Hanacaraka atau Ada Utusan. Kedua pengikut tersebut sejatinya memiliki loyalitas dan dedikasi yang tinggi terhadap tugasnya. Namun relativitas pemikiran manusia akhirnya yang mengawali perselisihan diantara keduanya, atau disebut sebagai Datasawala atau Saling Berselisih.
`
Perselisihan tersebut seolah tak berujung, keduanya memiliki pengetahuan dan kesaktian yang seimbang, apalagi Prabu Ajisaka ketika itu tak ada ditempat. Maka pertempuran sengit dan seimbang itu dinamakan sebagai Padhajayanya atau sama- sama berjaya. Dan diakhir kisah adalah Magabathanga, atau akhir kehidupan yang tanpa guna (= sama- sama menjadi bangkai)
`
Demikian maka tragedi itu diprasastikan oleh Ajisaka sebagai suatu ajaran yang dikemas dalam bentuk aksara, yaitu ha,na,ca,ra,ka,da,ta,sa,wa,la,pa,dha,ja,ya,nya,ma,ga,ba,tha,nga. Ajaran dari aksara ini adalah sangat menekankan sikap toleran kepada orang lain, yang sejatinya setiap orang memiliki kedudukan yang sama, yaitu mengemban tugas dari Gusti Allah sebagai Khalifah di muka bumi. Dan dari sikap toleran inilah yang kemudian mampu mengembangkan budaya musyawarah, gotong royong, sopan santun dan kasih sayang. Namun tetap saja.. kerusakan terjadi pada moralitas dan tingkah laku manusia. Sebagian besar manusia lupa bahwa eksistensi mereka dimuka bumi adalah sebagai khalifah dan ini merupakan landasan pokok ajaran luhur manapun termasuk agama.
Bagaimana menurut wawasan anda?


7 Komentar »

  1. Aku suka sekali, dgn filosofi HA NA CA RA KA… Benar2 mengandung pesan moral serta spiritual yg tinggi…
    Eh, tampilannya sekarang beda yaaa… Siiiip Mas, aku juga kebetulan suka dgn theme yg satu ini….
    Salam hangat dan damai selalu….

    Komentar oleh Hary4n4 — 16 September 2009 @ 17:14

  2. saya juga pernah baca dari buku dongeng masa anak2 dulu tentang aji saka dan dua cantrik ini.
    kalau nggak salah perselisihan mereka terjadi karena yang satu disuruh menjaga pusaka saat ajisaka pergi ke kerajaan wengker bersama cantrik yang lain. kemudian ajisaka yang saat itu sudah jadi raja mengutus cantriknya untuk mengambil pusaka tetapi kemudian terjadilah pertempuran itu. yang satu setia pada tugas untuk menjaga pusaka sedangkan yang satu setia pada tugas untuk mengambil pusaka.

    seingat saya kurang lebih seperti itu..

    Komentar oleh ikiakukok — 28 September 2009 @ 15:08

  3. benar mas, saya pun ingat seperti itu.. pelajaran SD waktu masih di Jawa,
    makasih mas telah melengkapi artikel ini..
    salam sahabat!

    Komentar oleh mas tyas — 28 September 2009 @ 15:31

  4. Yg bener punya mas tyas, dia kan guruku

    kok dereng sare to pak dokter..:mrgreen:

    Komentar oleh sammsul — 28 November 2009 @ 17:31

  5. aku pikir kurang mengena terhadap isi dari kandungan huruf jawa…

    setelah dipikir coba dech dirasakan dulu, siapa tahu malah jadi naksir:mrgreen:

    Komentar oleh topik — 28 Januari 2010 @ 02:47

  6. Mksih mas, ud” nulis tntang aji saka.

    thaks pula sudah berkunjung🙂

    Komentar oleh Af ashter — 4 Februari 2010 @ 15:50


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: