Tunjung Tutur

Wartawan Bodrek | 21 Februari 2010

Belakangan hari- hariku sibuk dengan kamera. Cepret sana Cepret sini, model cantik.. bukanlah yang saya foto melainkan jalan rusak, pembangunan masjid atau rumah tak layak huni. Sebuah kegiatan yang menyenangkan walau tak ada yang menggaji. Sebuah kegiatan untuk pembangunan desa agar lebih cepat mendapatkan perhatian dan realisasi dari pemerintah.

Beberapa warga desa mengira saya wartawan. Sampai suatu saat ketika sedang memotret jalan rusak..:

“Maaf pak, jangan saya yang difoto pak, saya orang jauh, cuman numpang lewat saja,” seorang lelaki berkomentar sambil membenamkan topinya.

“Nggak pak, ini cuman kumpulkan data saja untuk pembangunan, mumpung bupati lagi kampanye..” saya menjelaskan.

“Ooo.. Saya fikir mau dimuat di koran..”

Entah sejak kapan wartawan di kampung saya bernilai negatif. Wartawan dianggap sebagai tukang cari masalah dan bisa dibayar untuk memuat berita tertentu sesuai dengan pesanan. Wartawan bisa pula jadi tukang peras. Bagi pejabat yang bermasalah pilih damai atau diekpos..

Tidak semua wartawan demikian, namun setidaknya adanya istilah wartawan bodrek, wartawan bodong, wartawan gadungan dll tentunya karena ada sesuatu yang mengawalinya, antara lain etika dan budi pekerti wartawan yang bersangkutan.

Apakah sahabat pernah bertemu dengan wartawan bodrek? Atau mungkin anda adalah wartawan bodrek? Jika anda kebetulan wartawan bodrek saran saya silahkan minum bodrek sebanyak- banyaknya untuk mengukuhkan status anda. :mrgreen:

Salam bodrek!

About these ads

Ditulis dalam Cerita Ringan
Tags: ,

11 Komentar »

  1. Kebetulan, saya bukan bodrex..tapi Blogger katrox…hehehe :-D

    kalo katrok temannya ndesit :mrgreen:

    Komentar oleh Hary4n4 — 21 Februari 2010 @ 17:09

  2. Wartawan bodrex itu…wartawan yg sakit kepala ya mas.. :)

    ya kali mas, saking susahnya cari duit.. :mrgreen:

    Komentar oleh Hary4n4 — 21 Februari 2010 @ 17:10

  3. Sekarang malah banyak yg cuma tujuannya dapet untung, mas.. Soal yg diberitakan itu melanggar etika atau moral, atau bahkan merugikan pihak lain..tetep aja jalan terus… Repot mas kalo udah begini, keadaan bukannya tambah tenang, tapi malah jadi tambah umek bin ruwet alias gak karu2an…

    Salam hangat.. Salam damai.. Salam sukses selalu…

    wartawan yang seperti itu minta diruwat mas..
    salam dingin- dingin empuk :mrgreen:

    Komentar oleh Hary4n4 — 21 Februari 2010 @ 17:17

  4. hehhe…. ayoo tetep semngat ajah yaw,, om wartawan bodrex hehe

    berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya makasih :D

    iya bos, lumayan nih jadi wartawan sambil jualan bodrek.. :mrgreen:

    Komentar oleh darahbiroe — 22 Februari 2010 @ 08:01

  5. yup… banyak imajinasi negatif terhadap wartawan..
    padahal tak semuanya bermental bodrek..
    kasihan bodreknya, disamain sama tukang peras,
    hehehe… salam sukses…

    sedj

    lebih baik jadi penjual bodrek daripada wartawan bodrek :mrgreen:

    Komentar oleh sedjatee — 1 Maret 2010 @ 04:18

  6. Sahabat Sejatiā€¦
    Telah ada 83 komentar pada Kuis Sahabat Sejati, termasuk darimu…
    Terima kasih atas partisipasinya, Sahabat Sejati
    Semata itu semua untuk menjalin persahabatan antara kita
    Semoga berkenan untuk selalu menjadi Sahabat Sejati
    Salam sukses dan terima kasih…

    sedjatee

    http://sedjatee.wordpress.com

    Komentar oleh sedjatee — 30 Maret 2010 @ 03:42

  7. Sugeng dalu

    Komentar oleh Titu — 7 April 2010 @ 15:09

  8. maturnuwun, apa kabar sulawesi?

    Komentar oleh mas tyas — 9 April 2010 @ 02:12

  9. ayik,bodrek,adi,yuyus,afi

    Komentar oleh bodrek — 24 April 2010 @ 09:55

  10. Pekerjaan Yang mulia…
    Semangat Bodrexxx!

    Komentar oleh agen XAMthone plus — 31 Desember 2011 @ 04:18

  11. Pekerjaan Yang Mulia …
    semangat bodrexxxx !

    Komentar oleh ajay — 31 Desember 2011 @ 04:19


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: