Tunjung Tutur

Selamatkan Silat Kuntau dari Kepunahan! | 23 Juli 2009

Baca artikel sebelumya: Fenomena Silat Kuntau.
Seorang pemuda Komering setelah beberapa saat setelah berkenalan dan berdialog pun pada akhirnya menunjukkan satu rangkaian jurus kuntau yang disebut sebagai tari, ringkas dan praktis! Namun sekali lagi.. keberatan ketika diminta memberikan panduan/ pengenalan kepada beberapa siswa saya. Kebetulan saat itu seorang siswa Sanggar hadir dan menyaksikan demo tsb.
“Saya terikat perjanjian dengan Guru saya, jadi tidak bisa mengajarkan. Namun demi persahabatan saya bersedia mempraktekkan beberapa tehnik dengan murid mas, bahkan mengundang mas untuk bertemu dengan Guru.. ” jelasnya.
Undangan tinggal undangan saja, beberapa bulan kemudian tak lagi tampak pemuda itu, entah kemana..
Yang tampak kemudian adalah fenomena yang terdahulu, para pemuda yang mengagungkan silat leluhur mereka, namun mereka tidak pernah tahu pasti, hanya eyang, ayah dan paman- paman mereka yang diceritakan: berlatih dihutan pada malam hari secara rahasia..
Bahkan beberapa diantara mereka ada yang “besar kelakar”.. caknyo bae: seolah mereka adalah pendekar kuntau..
Saya merupakan salah satu dari banyak pecinta budaya luhur di negeri ini, dan mengelola kecintaan saya dalam sebuah perkumpulan budaya Sanggar Silaturahmi Pangastuti di Sumatera Selatan. Dengan itikad positif, jika anda seorang pendekar atau pecinta silat Kuntau, dengan senang hati dan berterimakasih apabila memberikan informasi kepada kami untuk lestarinya Silat Tradisional Kuntau. Selamatkan Silat Kuntau dari Kepunahan!
Kontak saya melalui email: javanology@yahoo.com atau melalui kolom komentar di Blog ini. Trims!

About these ads

79 Komentar »

  1. sertakan screenshotnya donk :D

    Komentar oleh andif — 24 September 2009 @ 15:12

  2. maju terus

    Komentar oleh ILYAS AFSOH — 25 September 2009 @ 02:43

  3. setuju mas, budaya indonesia banyak yang luntur karena faktor kerahasian dari para pewarisnya.

    pad saat perang kemerdekaan atau masa sebelumnya, rahasia teknik beladiri boleh saja di simpan. karena pada saat itu berperang ya dengan silat.

    jaman sekarang orang berperang dengan senjata modern. jadi alasan untuk merahasiakan teknik2 beladiri itu tidak tepat.

    mari kita lihat jepang yang ketika banyak beladiri tradisionalnya mulai membuka diri. bahkan beladiri cina pun yang merupakan asal usul beladiri jepang bisa kalah populer.

    Komentar oleh ben — 9 Maret 2010 @ 02:29

  4. Salam kenal untuk sahabat pesilat Indonesia! Mari kembalikan jati diri silat sebagai budaya luhur bangsa.

    Komentar oleh mas tyas — 28 Maret 2010 @ 11:05

    • kuntau beladiri trdisional yg praktis,ringkas,dan memang bner it warisan leluhur,
      saya sndiri seorg pewaris ny.

      Komentar oleh Anonymous — 7 April 2014 @ 04:17

  5. Sy ingin blajar silat kuntau

    Komentar oleh Dany — 22 Juni 2010 @ 12:03

    • Mari kita bersama selamatkan silat kuntau dari kepunahan, Silahkan kunjungi alamat di bawah ini:
      dsa Pulau Kabal kecamatan Indralaya Utara kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan. Kontak 085840813535 [KERTANING TYAS]

      Komentar oleh Kertaning Tyas — 22 Juni 2010 @ 15:22

      • klau di jawa terutama dki jakarta ada juga gak mas silat kuntao..kebetulan kakek salahsatu pemegang kuntao..saya minta ke bapak tapi kata bapak saya, saya sudah diberikan semuanya, tapi saya sendiri tdk merasa..dan bapak tidak mau kasih tahu..kalau ada di daerah jakarta tlg sms sy mas di 087883029865 trimakasih (adi)

        Komentar oleh abizulfa — 13 Maret 2012 @ 04:44

    • belajar kuntau ada juga di bandar lampung SENI BELADIRI KUNTAU SERUNTING SAKTI

      Komentar oleh HENDRIPUTRA — 20 Februari 2012 @ 16:08

  6. mas silahkan daang saja ke bengkulu….di sini saya akan ajag mas wisata silat tradisional melayu,,karena di Bengkulu masih menjunjung tinggi kebudaaN asli dari nenek moyang mereka,,yaitu bangsa melatu termasuk silat kuntau…kebetulan juga saya hobi meneliti tentang silat tradisional …

    Komentar oleh muhammad Arif El Siradj — 28 Juni 2010 @ 13:08

  7. mas silahkan datang saja ke bengkulu….di sini saya akan ajag mas wisata silat tradisional melayu,,karena di Bengkulu masih menjunjung tinggi kebudaaN asli dari nenek moyang mereka,,yaitu bangsa melatu termasuk silat kuntau…kebetulan juga saya hobi meneliti tentang silat tradisional …

    Komentar oleh muhammad Arif El Siradj — 28 Juni 2010 @ 13:09

    • salam knal ‘gue dari aliran pencak silat harimau ‘sumsel’jurus ak mlki berbda dari silat 2x harimau yg lain.ilmu ni gue dapat tdk berguru dan belajar.ilmu ni trun kan sewaktu kakek gue mngl’dan hdir brikan sesuatu

      Komentar oleh macan merah — 12 Januari 2011 @ 04:45

  8. kalau mas berminat,,silahkan hubungi facebook saya…alamatnya : Muhammad Arif El Siradj
    Wassalamu’alaikum

    Komentar oleh muhammad Arif El Siradj — 28 Juni 2010 @ 13:12

  9. assalamualaikum

    sebenarnya informasi untuk silek kuntau susah x di dptkan…karena bnyak d ajrkan scra sembunyi2..krna di dalam pribadi penganut kuntau tidak meninggikan,mempamerkan kebolehannya…malah kadang…bila di ajak berkelahi malah lari…krn org yg udh bsa kuntau ibarat burung gagak… warna bulu hitam melambangkan rendah diri…tidak mempamerkan dan warna mata gagak melambangkan ketangkasan,kecepatan serta tidak akan mundur walau harus mati.

    klo bisa menguasai silek kunto…otomatis dia udh bisa menghadapi semua jurus lawannya….karena kuntaulah induk semua jenis bela diri yg d bawa oleh ulama/aulia ke asia..

    dri kuda2nya aja saya liat… berbeda2 disesuaikan gerakan/jenis beladiri apa silawannya…
    wassalam….

    Komentar oleh fajri — 5 Agustus 2010 @ 20:19

  10. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini, mari bersama kita lestarikan seni silat yang luar biasa ini. Ikuti forum diskusinya silahkan klik http://pulaukabal.wordpress.com/ atau http://www.facebook.com/topic.php?uid=118118501565708&topic=99
    Terimakasih.

    Komentar oleh Kertaning Tyas — 7 Agustus 2010 @ 14:53

  11. salam IPSI / salam kenal dari persaudaraan Pencak Silat Lebah Sakti///

    Komentar oleh Hermansyah Jufri,SE — 25 September 2010 @ 07:52

    • Salam kenal, pencak silat Lebah Sakti di daerah mana ya?

      Komentar oleh Kertaning Tyas — 29 Desember 2010 @ 22:48

      • Kuntau atu silat Lebah sakti asli daerah muba sekayu sumsel, saat ini lebah sakti ada di palembang, prabumulih, bangka, jakarta, banten, subang untuk info cp. 081311141474.emal. ipsi.lebahsakti@yahoo.co.id

        Komentar oleh hermansyah jufri — 29 September 2012 @ 00:11

  12. Askum,,,wr,wb
    Salam sedulur,,,,,, Ane Bujang Palembang ,,,heheh

    nie mungkin bso menjawab ,,,,,,,,

    Kuntao salah satu jenis beladiri yang lekat dengan dakwah Islam. Meskipun berasal dari negeri yang bukan merupakan pusat penyebaran agama Islam, namun dalam perkembangannya tata cara latihan dan pemilihan materi pelajarannya sangat dipengaruhi oleh aqidah Islam. Konon, pernah di suatu masa, orang yang boleh mempelajari beladiri ini harus hafal Al Quran dan minimal seribu hadits.
    Sejarah beladiri ini dapat diketahui dari kitab-kitab yang menjadi pedoman intern keluarga besar Thifan Pokhan, yaitu Kitab Zhodam yang berisi sejarah atau riwayat dan Kitab Thifan Pokhan sendiri yang memuat teknik-teknik beladiri. Keduanya diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu pada tahun 1920 dari bahasa aslinya, Urwun. Menurut M. Rafiq Khan dalam bukunya “Islam di Tiongkok”, orang Muslim pertama yang datang ke Tiongkok terjadi pada zaman pemerintahan Tai Tsung (627-650 Masehi), seorang kaisar kedua dari Dinasti T’ang. Dituliskan pula bahwa selama pemerintahan Tai Chong (kaisar kedua dari Dinasti Tsung tahun 960-1279 Masehi) Tiongkok diserbu oleh penguasa Muslim dari Kashgaria, yaitu Baghra Khan beserta pasukannya, lalu menduduki Sin Kiang (Xin Jiang).
    Sampai pada suatu saat seorang bangsawan bernama Jen’an dari Suku Tayli yang pandai dalam ilmu Syara dan terkenal sebagai Ahund (ustadz atau guru) muda, menghimpun ilmu-ilmu beladiri itu di samping berguru kepada pendekar Namsuit serta orang-orang Wigu. Bersama para pendekar Muslim lain yang memiliki keahlian ilmu Gulat Mogul, Tatar, Saldsyuk, Silat Kitan Tayli, merekapun membentuk sebuah aliran bernama Shurul Khan. Dari Shurul Khan inilah terbentuk sembilan aliran yaitu aliran Naimanka, Kraiddsyu, Suyi, Syirugrul, Namsuit, Bahroiy, Tae Fatan, Orluq serta Payuq, yang kemudian digubah, ditambah, ditempa, dialurkan lalu dipilah, diteliti dan dikaji sebagai cikal bakal munculnya Thifan.

    Jurus dan gerakan dasar Thifan Pokhan aliran Tsufuk ada sepuluh

    * Jurus Persiapan
    * Tingkat Dasar
    * Jurus Turaiyt
    * Jurus Bergulat
    * Tusyug (langkah)
    * Khimo
    * Jurus Konlut,
    * Fuen Lion
    * Tawgi Kotlu
    * Badur

    Seluruh gerakan itu diubah untuk melengkapi Shurul Khan. Selain ilmu tersebut, dalam materi pelajaran beladiri ini juga diajarkan ilmu Awasin Al Kay dari Arab, tusuk jarum dari Cina, tusuk saraf dari Persia, dan lain-lain. Juga permainan senjata seperti toya, Shourim, kungfu purba, permainan pedang Kurdi, permainan panah Mongol, permainan senjata Keway dari anak suku Wigu, serta ilmu Senzho yang merupakan gubahan berbagai suku.

    Inti materi latihan Tsufuk Thifan Pokhan dibagi menjadi enam bagian,
    * Sentai (senam)
    * Tawe (jurus)
    * Tusyug (langkah)
    * Sikla (pasangan)
    * Khimo (tipuan)
    * Teknik Pernapasan Binatang Buas

    Aliran Tsufuk ini muncul karena ketika Thifan masuk ke Indonesia sistem pengajarannya belum baku sebab penyebarannya masih terbatas. Nama “tsufuk” sendiri diambil dari nama hewan sejenis tikus yang sedang mengintai lawan. Jenis tikus yang mempunyai berat sekitar 9 kg ini hanya hidup di Siberia.

    Pada masa Sultan Malik Muzafar Syah dari Kerajaan Lamuri yang hidup sekitar abad ke-16 didatangkan pelatih-pelatih beladiri dari Turki Timur yang kemudian disebarkan ke kalangan para bangsawan di Sumatera (dapat dilihat dalam kisah raja-raja Lamuri / raja Pasai). Pada sekitar abad ke-18, Tuanku Rao dan kawan-kawan mengembangkan ilmu ini ke daerah Tapanuli Selatan dan Minang, hingga ke Sumatera Bagian Timur dan Riau yang berpusat di Batang Uyun / Merbau. Kemudian sekitar tahun 1900-an ilmu ini dibawa oleh Tuanku Haji (Hang) Uding yang menyebarkannya ke daerah Betawi dan sekitarnya. Beladiri khas ini pun disebarkan oleh orang-orang Tartar ke pulau Jawa sambil berdagang kain. Sedangkan di luar pulau Jawa lainnya, ilmu beladiri ini disebarkan oleh pendekar-pendekar lainnya sampai ke Malaysia dan Thailand Selatan (Patani).

    Karena besarnya animo kaum Muslimin untuk mempelajari beladiri Thifan Pokhan, maka aliran Tsufuk membuat sistem pengajaran yang baku tanpa meninggalkan kaedah-kaedah Thifan Pokhan yang benar. Di Indonesia, beladiri ini tidak berafiliasi dengan beladiri lain yang terdaftar di KONI. Dalam tiga kali pertandingan ekshibisi intern, Thifan Pokhan menggunakan peraturan sendiri. Sebenarnya KONI telah menganjurkan agar Thifan berafiliasi dengan salah satu beladiri seperti Wushu atau Pencak Silat, namun karena alasan tekniknya berbeda dengan beladiri lain maka hingga sekarang hifan Pokhan masih berdiri sendiri. Aliran Tsufuk Thifan Pokhan juga mempunyai murid wanita yang berbeda baju seragam maupun jurus-jurusnya dan diberi nama Puteri Gading.

    Istilah-istilah :

    Shuku: Guru

    Suheng: kakak seperguruan sbg pelatih di suatu lanah (mirip sebutan Sabum di taekwondo)

    Syufu: Syufu Taesyukhan, aliran beladiri khusus muslim, sejenis kungfu, serumpun dgn Thifan Pokhan

    Lanah: Unit tempat latihan (asal kata dari Bhs Arab, lajnah – mirip sebutan Dojo di karate)

    Tamid: Murid Thifan dan Syufu taesyukhan

    Komentar oleh Sang Kelana — 29 Desember 2010 @ 21:33

    • Sang Kelana, jika berkenan kita bisa kopi darat, saya berkeinginan kembangkan kuntau di Ogan Ilir. Perlu bahan- bahan untuk melengkapi kegiatan. Kontak saya 085764639993

      Komentar oleh Kertaning Tyas — 17 Januari 2011 @ 15:30

      • Askum,,,wr,wb
        salam sedulur,,,,,,,hehe

        Insyaallah,,, klo ado umur ,,,,,
        iya sedikit info ada satu perguruan kuntao di daerah kenten laut,,,,, ^^

        Komentar oleh Sang Kelana — 17 Januari 2011 @ 20:51

      • sang kelana salam sedulur.
        sekarang akuy jugo belajar thifan po khan dari murid ustad pupu.
        klo boleh tau ente aliran tsufuk kah ?

        Komentar oleh langlang buana — 11 Juni 2013 @ 14:27

  13. Askum,,,wr,wb
    lur,,,,,,,

    Komentar oleh Sang Kelana — 17 Januari 2011 @ 20:40

    • Waalaikumsalam..
      Thanks Sang Kelana. Saya berharap bisa tatap muka. Kapan waktunya silahkan kontak saya.

      Komentar oleh Kertaning Tyas — 17 Januari 2011 @ 22:58

  14. kuntau….ini merupakan beladiri yang sangat unik yang ada didaerah kami kalamantan selatan saya orang tabalong,,,,juga mempelajarinya…….kalau disini yang terkenal adalah beladiri kuntau bangkui…( bangkui = monyet yg sangat lincah yg ada di kalsel)jadi gerakanya meniru binatang monyet tersebut…..jurusnya menggunakan kuda2 rendah…cepat dan praktis…serta lincah…..dan mematikan…satu gerakan sangat bearti,,,,,sangat efesian menghadapi….banyak org……

    Komentar oleh adi — 2 September 2011 @ 06:05

    • Luar biasa, di Ogan Ilir- Sumatera Selatan saya sedang berupaya untuk menggugah silat ini. Saya sendiri dari Jawa namun berminat utk menghidupkan silat ini, utamanya di Ogan ilir, tempat tinggal saya sekarang ini. Salam silat indonesia!

      Komentar oleh Kertaning Tyas — 16 September 2011 @ 15:32

    • ulun dari amuntai,, pyan d tabalong,, d mana nya,, ya kk????

      Komentar oleh dayat — 10 Oktober 2012 @ 03:36

    • pyan dimana nya, di Tabalong??? ulun dr Amuntai.

      Komentar oleh dayat — 10 Oktober 2012 @ 03:39

  15. lestarikah ndek anak cucung jangah tinggalkah…..

    Komentar oleh Anonymous — 7 Oktober 2011 @ 02:43

  16. di mna ya tempat ltihan nya

    aku mau ikut….

    Komentar oleh sumantri azar — 7 Januari 2012 @ 06:34

    • silahken dtng ke hulu sungai KALIMANTAN SELATAN klo sungguh² ingin blajar,,,,

      Komentar oleh HENDRY — 17 Juni 2012 @ 20:38

      • saudara dr hulu sungai ya????

        Komentar oleh dayat — 10 Oktober 2012 @ 03:32

  17. salam pendekar kuntao
    saya Di Kayu Agung tpat’a d! daerah pertambakan udang WM
    belajar yusikaku kuntao
    yu_yudo
    si_silat
    ka_karate
    ku_kungfu
    kuntao
    segesit Burung Elang
    seganas auman macan

    Komentar oleh ari — 13 Februari 2012 @ 07:14

  18. kalo mau bljar kuntau silakan datang ke desa uludanau ,,, tapi blm biso di konfirmasi apakah mau megajarkan orang luarr,,

    Komentar oleh Anonymous — 7 April 2012 @ 14:28

  19. kalau di daerah jakarta ada yang tahu gak dimana bisa belajar kuntao?

    Komentar oleh abizulfa — 16 April 2012 @ 01:47

  20. assalamualaikum lorr , niih klo kamu ingin tau silat kuntao dateng aja ke kiwis raya , talang baru dan tanya siapa sesepuh d sna , dia salah seorang pendekar silat kuntao yang mumpuni dan masih hidup !

    Komentar oleh pandji — 25 Mei 2012 @ 06:27

  21. Kami sbagai penerus almarhum guru indra dri murid hasim harimau,,,akn menjaga peninggalan seni bela diri trsebut hingga turun temurun,,,,

    Glanggang TABUDARAT..
    pantai hambawang..
    hulu sungai tengah..

    Komentar oleh HENDRY — 17 Juni 2012 @ 20:29

  22. Kami sbagai penerus almarhum guru indra dri
    murid hasim harimau,,,akn menjaga peninggalan
    seni bela diri trsebut hingga turun temurun,,,,
    Glanggang TABUDARAT..
    pantai hambawang..
    hulu sungai tengah..

    Komentar oleh HENDRY — 17 Juni 2012 @ 20:33

    • alhamdulillah…
      saudara kita.. Ulun dari AMuntai.

      Komentar oleh dayat — 10 Oktober 2012 @ 03:34

  23. bgaiman jika berminat dan turut melestarikan budaya bangsa.

    Komentar oleh Ridwan Fk — 20 September 2012 @ 10:21

  24. assalamualaikum wr.wb
    saya sendri setuju dengan pendapat saudara2 semua,, belajar kuntau bukan untuk pamer.
    tapi untuk melestarikan dan menjaga budaya daerah kita, asli budaya Indonesia.
    salam dari perguruan silat Kuntau kalimantan selatan .
    semoga di lain waktu kita bisa berbagi pendapat dan berjumpa dengan saudara2 semua.
    wassalam..

    Komentar oleh dayat — 10 Oktober 2012 @ 03:26

  25. setau saya cikal bakal kuntau memang lahir dari tanah semendo karena perkembangan suku2 melayu di sepanjang sungai batanghari sembilan…adalah berinduk dari suku semendo..sedangkan suku semendo sendiri itu lahir dari penyebar islam dari tanah pagaruyung,banten dan beberapa daerah lain…coba datang saja ke kabupaten muara enim k kecamatan semendo..siapa tau di sana dapat informasi…dan alasan kenapa ilmu kuntau sulit di gali karena janji atau sumpah ketika mendalami ilmu ini tidak boleh sesumbar,itulah beda dengan bela diri lain yg dapat menjadi lahan bisnis dengan melalui padepokan yg didirikan..sedangkan kuntau murni bela diri yg tidak bisa di perjual belikan..

    Komentar oleh Anonymous — 3 November 2012 @ 10:32

  26. Assalamu’alaikum.wr.wb.
    salam kenal.
    nama saya putra, saya mahasiswa IAIN RF palembang. saya ingin sekali belajar kuntau, kalau ada saudara2 yg tahu tentang latihan kuntau disekitar wilayah plg tlng kasih tahu saya infony, no hp saya:087897447117.

    Komentar oleh putra — 19 November 2012 @ 16:17

  27. oke gek q kasih info…
    trus demo jugo..
    d mano alamatnyo….
    q berasal dari lintang,empat lawang

    Komentar oleh Anonymous — 9 Desember 2012 @ 16:27

  28. latihan kun tao dipalembang ada nggak ya

    Komentar oleh faaza — 24 Desember 2012 @ 14:03

  29. ASALAMUALAIKUM WR WB
    KUNTAU MERUPAKAN SENI BELA DIRI YG UNIK, KENAPA DEMIKIAN DALAM BELAJAR KUNTAU AD DUA CARA
    PERTAMA KUNTAU BISA DIPELAJARI SECARA KASAR SEPERTI BELA DIRI LAINYA
    KEDUA KUNTAU BISA DIPELAJARI SECARA HALUS, CARA INI YG UNIK SYARATNYAPUN BANYAK, KITA YG BELAJAR HALUS HARUS MENGGUNAKAN GENDANG SEPERTI GENDANG KUDA KEPANG DAN MENYIAPAN JANUR ATU DAU KELAPA YG TIDAK MUDA DN BELUM TUA,SERTA MENYIAPKAN KEMENYAN UNTUK MEMANGGIL KEMUDIAN ADA ISTILAH SASARAN KECIL TEMPAT MEMANGIL DAN SASARAN BESAR UNTUK TEMPAT LATIHAN, ORANG YG BELAJAR KUNTAU, ADAPUN HARI LATIHAN DIMULAI PADA BULAN GAJIL MULAI DARI HARI 7,9,11,13,14….BULAN TERANG (PURNAMA) ADAPUN PROSES LATIHAN ALUS
    1. GURU MEMANGIL(MEMITA) GURU2 ALUS UNTUK DATANG DAN DAN TURN KEBADAN MURID UNTUK MENGAJARKAN GERAK DAN LANGKA KUNTAI, CARANYA PUN UNIK SEPRTI ORANG YG SEDANG MENYAYIKAN LAGU BEREJUNG ( BATANG HARI)
    2. SETELAH GURU HADIR MEMIJAM TUBUH MURID MAKA MURID LANGSUNG BERGERAK TANPA SADAR IA TELAH MELAKUKAN GERAK ATAU LANGKAH KUNTAU SEPERTI ORANG YG AHLI ( ORANG YG DITURUN GURU ISTILAH KESEKAP IA SADAR TAPI TIDAK KUASA ATAS TUBUHNYA YG BERGERAK) SIAPA YG KESEKAP MAKA IA LANGSUNG MENJADI GURU SAAT DIPINJAM TUBUHNYA OLEH GURU ALUS MURID YANG LAIN MENGIKUTI GERAKAN YNG DIAJARKAN GURU TERSEBUT, LATIHAN MLM HARI DIPINGGIR HUTAN ATAU JAU DARI KERAMAIAN….
    3. KALAU GERAKAN KUNTAU ANTARA LAIN GAYUNG ADALAH GERAK TANGAN SEDANGKAN LANGKAH ADALAH KUDA2 SECARA KESELURUHAN TIDAK JUAH BEDA DENGAN SILEK HARIMAU MINAGKABAU,,,,
    4. SEJATA KUNTAU
    – CABANG (TRISULA)
    – PISAU DUE
    – TEMBUNG
    – PEDANG
    – KERAMBIT..
    – RAMBAI AYAM

    MEMANG SULIT UNTUK BELAJAR KARENA BIASANYA KUNTAU HAYA DIAJARKAN PADA KELUARGA DAN ITUPUN SECARA RAHASIAN JIKA ORANG SDH MENGUASAI KUNTAU MALAH TAKUT UNTUK BERKELAHI ,TIDAK BISA UNTUK TARUNG BUAH (JURUS )YG DIPELAJARI YG BAHAYA JIKA DIGUNAKAN DENGAN MUSUH ,,,KARENA SASARANYA MEMATIKAN SEMUA …. SEKIAN DULU INFORMASINYA

    Komentar oleh Anonymous — 4 Januari 2013 @ 14:11

    • Pagar Alam Kota besemah, memiliki silat kuntau seperti yang anda sampaikan diatas,, masih ada yg latihan….

      Saran saya kalo rekan-rekan pencinta bela diri ingin belajar kuntau sebaiknya pahami gerak kasar kemudian baru belajar halus,,,,, jika kita belajar langsung alus maka, kita akan kesulitan untuk menjabarkan atau mejelaskan,apalagi untuk mengajarkanya secara kasar…. insya allah kuntau tidak akan puanah dari jagad Basemah. amiiin

      Komentar oleh Anonymous — 4 Januari 2013 @ 14:24

  30. kalu mau belajar kuntaw datang aja ke Lubuklinggau,081990007770

    Komentar oleh Anonymous — 3 Februari 2013 @ 16:42

  31. lw mau belajar kuntaw datang ajak ke lubuk linggau.

    Komentar oleh ryan — 3 Februari 2013 @ 22:31

  32. saya-dari-kalimantan-nama-saya-maria-usia-enambelastahun-pak-kak-mas-siapapun-admin-ini-tolong-hubungi-nomor-saya-ini-085387339364–saya-akan-memberikan-informasi-seputar-kuntau.

    Komentar oleh maria — 26 April 2013 @ 10:52

    • kkm kalimantan dmna ??

      Komentar oleh pelestarian beladiri asli kalimantan — 13 Mei 2013 @ 02:58

    • didekat rumah saya ad silat namanya serunting sakti tp latihannya di dalam rumah dan menghadirkan makhluk halus. dan biaya pendaftran 400 Rb latihannya bs kapan saja dan tertutup. apakah itu termasuk kuntao???

      Komentar oleh faaza palembang — 6 Juli 2013 @ 03:59

      • itu dimana ?

        Komentar oleh Anonymous — 20 Agustus 2013 @ 13:06

  33. Silat kuntau dari kalsel,,silat ini emank kmi palajari turun temurun dari kakek,bapak,anak dkeluarga kmi dwajibkn bagi anak laki2x bisa kuntau terlebih yg mw merantau buat jga diri..

    Komentar oleh Anonymous — 4 Mei 2013 @ 14:38

  34. saya asli kalimantan, tepat.nya kota rantau..tolong jngan samakan kuntaw dengan silat, beladiri kuntaw tidak sama dengan silat dan tidak ada yang namanya silat kuntaw..

    Komentar oleh pelestarian beladiri asli kalimantan — 13 Mei 2013 @ 02:57

  35. Fuckin nice article mate. Love the read. Glad to see another ass kicker like myself posting shit for the world to learn. Keep on postin good stuff mate, love to read it.

    Komentar oleh Pencak Silat Books — 13 Juni 2013 @ 05:12

  36. saya dari palembang bagi saudara yg berminat belajar kuntao mari liburan puasa ini kita sama sama belajar kuntao tepatnya di dusun ulak paceh kecamatan babat toman sekayu musi banyuasin .ini no.089686840825

    Komentar oleh faaza palembang — 6 Juli 2013 @ 03:57

  37. lebah sakti salh satu kuntau

    Komentar oleh Anonymous — 13 September 2013 @ 02:26

  38. lebah sakti slhbsatu kuntau yg ada di prabumulih.silahkan dtang di gunung ibul prumnas 4

    Komentar oleh alfariza.. — 13 September 2013 @ 02:31

  39. ass’
    siapa yang ingin belajar kuntau datang aja ke bingin teluk,kecamatan rawas ilir,kabupaten musi rawas.sumatera selatam..
    wasalamm

    Komentar oleh ardi — 22 September 2013 @ 18:03

    • Salam kenal semua, saya abdul madjid, putera lintang, empatlawang, tinggal di Lampung Tengah. Insyaallah bulan Desember 2013 nanti saya akan mendatangkan guru kuntau dari Tanah Lintang untuk mengajar di tempat saya. Beliau adalah guru kuntau saya dulu ketika saya masih kecil. Bagi yg mau ikut latihan bisa datang ke tempat saya di Lampung Tengah, hubungi nmr 081379195353. Tahap pertama latihan satu bulan penuh, tiap malam.

      Komentar oleh Abdul Madjid — 26 November 2013 @ 04:23

  40. ame di daerah jayapura papua,, ade dikde yg pacak ngajari kuntau

    Komentar oleh Dedy Suwandi — 27 November 2013 @ 07:27

  41. salam persaudaraan sebagai pencinta pencak silat, persaudaraan pencak silat lebah sakti ( pencak silat asli sekayu palembang ). Dan salam tari berandai dari kuntau papan sekeping, kuntau lampung barat ( membujur tumbang, melintang patah ). untuk belajar kuntau memang susah mulai dari mencari guru Dan bahkan belajarnya pun di tengah hutan ..

    Komentar oleh Ali Rahman — 15 Desember 2013 @ 16:06

  42. maju terus kuntau

    Komentar oleh Anonymous — 19 Desember 2013 @ 03:40

  43. kalo didaera oki dulor2 ado yang tau dak tmpat belajar kuntau?kalu ado tlng hub 085366860393

    Komentar oleh Mendy Bee — 26 Desember 2013 @ 17:26

  44. ok

    Komentar oleh beggy — 20 Januari 2014 @ 16:18

  45. di daerah saya Pagaralam, khususnya kecamatan jarai..
    juga terdapat seni belah diri kuntau, turun temurun sandi puyang (dari nenek moyang) …
    biasanya dulu orang belajar kuntau pada malam hari, tempat latihanyapun di hutan atau di kebun kopi, jauh dari keramaian. ini dilakukan agar tidak ada anak kecil dan orang dewasa meniru gerakan2 kutau tanpa ada yang membimbing, karena gerakannya sangat mematikan dan akan berakibat fatal..
    didalam kuntau itu sendiri terdapat beberapa gerak dasar. seperti, langka ayam, langka tujuh, langka tige/tiga kusut, dll
    dalam kuntau juga terdapat beberapa tarian seperti, tari pisau due atau gayung pisau due.. kuntau juga menggunakan senjata seperti:
    – pisau due (dua)
    – pisau lanang (pisau yang hanya satu)
    – tembung (tongkat kayu)

    didalam kuntau juga terdapat gerakan sambut buang atau buang makan, biasanya digunakan untuk menghindar dan membalas serangan lawan dengan cepat..

    setidaknya orang yang berhadapat dengan ahli kuntau akan menderita patah tulang. seperti patah tangan,kaki, leher, dan tak jarang samapai meninggal. karena titik serangan pada seni belah diri kuntau sangat mematikan dan terletak pada leher bagian jakun, tangan, kaki, dan kemaluan.

    oleh karena itu biasanya orang yang bisa beladri kuntau tidak mau menyubarkan (menyombongkan) keahliannya, ia biasanya lebih memilih menghindar bila ada orang yang ingin menantangnya. seperti ilmu padi semakin berisi semakin merunduk..
    biasanya orang yang ahli kuntau pembawaannya dingin, bisa mengendalikan emosi dan senang dengan kedamaian.

    terakhir saya melihat orang masi sering berlatih senibela diri kuntau di daerah saya tahun 2008-2009 sewaktu masih sma.

    Komentar oleh beggy — 20 Januari 2014 @ 17:29

  46. mau belajar kuntau di daerah soak batu ada

    Komentar oleh wannahar hafizd — 21 Januari 2014 @ 10:20

    • tik anyuk gale,,,, fuck

      Komentar oleh Anonymous — 9 Februari 2014 @ 20:26

  47. like fanspage kami di facebokk

    https://m.facebook.com/profile.php?id=574700599292521&ref=bookmark&_ft_

    Komentar oleh Anonymous — 21 Februari 2014 @ 09:12

  48. kami perguruan pencak silat kuntau pulau burung hubungi kami di silatkuntau@asia.com

    twitter @silatkuntau1

    Komentar oleh Anonymous — 21 Februari 2014 @ 09:16

  49. Kalau mau tau salah silat Kun Tao yang masih asli silahkan kunjungi blog ini: http://porkup.blogspot.com/2011/09/perguruan-silat-porkup.html untuk informasi yang lebih akurat. Salam dari Makassar.

    Komentar oleh Anonymous — 5 Maret 2014 @ 16:50

  50. sALAM KNAL….. Klo d tmpat saya mas…(lombok) yang bener2 mnguasai kuntau cuma 1 orang itupun usianya sdah sktar 50th, dan tehnik tangannya mirip wingtsun tapi lebih akurat dan jarak dekat serta menggunakan kuda-kuda yang berpariasi tergantung dari musuh, tendangannya hanya stengah badan….!! aplikasinya tergantung gimana model serangn yang datang…..semuanya tidak tentu……dan sngat sulit untuk dipelajari….

    Komentar oleh LOL — 6 Agustus 2014 @ 08:36

  51. Asmikum.. Sya putra besema air keruh tinggal di lampung selatan,, sya juga perna belajar ilmu silek/kuntau serunting sakti yg ber khodam gaib/pangeran gaib nya silek yg datang dipinta atau kalau murid dalam terdesak..

    saya belajar dari guru skaligus Uwak yg nama nya TAHAR. Di dalam kuntau serunting sakti ada beberapa nama khodam penjaga Serunting sakti yg bila mana di pinta hadir/terdesk akn dtg ya itu
    -Pangeran- ******.
    -Pangeran- ******.
    -Pangeran- *******.
    -Pangeran- *******.
    -Pangeran- *******.
    kuntau di di ajar kn kpada siapa saja, tpi tak smua dari murid yg di isi kekuatan raga nya (di turuni/di tunggangi),khodam sndiri yg memilih atau sangguru yg memberikan khodam pendamping penjaga Srunting sakti, Jdi yg tidak di beri khodam jenis pangeran penjaga srunting sakti hanya gerakan2 kosong biasa tpi kalo di tekuni bisa pilih tanding jga..

    Komentar oleh Aang Mahkota — 23 Agustus 2014 @ 19:04

  52. salam persaudaraan// dari silat kuntau Lebah Sakti Propinsi Bangka Belitung///H

    Komentar oleh Anonymous — 14 September 2014 @ 11:41

  53. Asalamualaikum, mas insak’olloh silat kuntau tdak punah,, krna di daerah saya kuntau itu sudah di bukak perguruanya ,, tp hanya orang2 tertentu yg boleh mengikutinya, dan di batasi siswanya,, bukan tidak ingin mengembangkan, krna perjanjian dg gurunya hrus di tepati., itu lh alasan yg mengapa susah mencari info tentang silat kuntau.

    Komentar oleh Anonymous — 16 Oktober 2014 @ 08:41


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: