Tunjung Tutur

Fenomena Silat Kuntau | 23 Juli 2009

Perjalanan hidup saya dari Pulau Jawa ke pulau Sumatera, tak mengubah minat saya terhadap Silat sebagai olahraga yang menyenangkan. Bukan pendekar, namun setidaknya dengan silat dapat lebih memaksimalkan vitalitas dan kesehatan. Apalagi silat dalam kajian saya merupakan warisan nenek moyang yang sebenarnya didalamnya mengandung norma- norma luhur atau pendidikan budi pekerti Luhur.
Tahun 1991, dari Jawa Timur sampailah saya di Sumatera, tepatnya di Belitang- OKU. Dan disinilah saya mulai mendengar tentang Silat Tradisional Kuntau, selintas saya teringat dengan Kuntao nya Barongsai.. mungkin ada keterkaitan riwayat, tapi saya belum menelusurinya..
Silat Kuntau saya pahami sebagai silat tradisional yang diklaim masyarakat wilayah Lampung, Palembang, Ogan, Semendo dan Komering dan sekitarnya sebagai silat asli mereka..
Silat sebagai salah satu minat saya, maka informasi silat Kuntau pun segera saya cari, namun kecewa.. Beberapa informasi dari kawan- kawan tak lebih dari seperti ini: Kakek saya.. paman.. ayah.. yang tahu pasti tentang Kuntau, dulu mereka latihan di hutan pada malam hari.. saya belum tahu.. saya belum di kasih.. itu nggak sembarangan, hanya diturunkan kepada keturunan yang dipilih..
Dan narasumber informasi yang kutanya, cucu sang pendekar Kuntau adalah justru anggota silat beladiri modern, karate dan sejenisnya.. dan mengatakan tidak berminat untuk meneruskan ajaran kakeknya.. dengan alasan ribet atau tidak diajarkan! :|
Sampai pada tahun 2001 saya baru kesampaian melihat gerak silat Kuntau, seorang pemuda dari Komering tidak keberatan menunjukkan kebolehan mengatraksikan jurus- jurus dan tehnik beladiri Kuntau, sangat ringkas dan praktis! Terdapat 12 jurus/ tehnik yang digabungkan dalam satu pencak yang disebut sebagai tari!
Melanjutkan membaca: Selamatkan Silat Kuntau dari Kepunahan!

About these ads

92 Komentar »

  1. aku tau kuntau dulu dari sandiwara radio dan dari etnis cina dan sepertinya tidak terlihat saat ini. padahal ini warisan sejarah,maka kita wajib melestarikannya

    Komentar oleh kawanlama95 — 13 September 2009 @ 23:35

  2. sepertinya silat kuntau sumatera memang terkait dengan budaya etnik cina. dan semakin langka saya temukan karena pola latihannya yang tak terorganisir. trims, salam sahabat dan damai selalu..

    Komentar oleh mas tyas — 14 September 2009 @ 04:37

    • iya mas tyas.. tpi disini dit4 saya msh tetap dwriska wlwpun hny dgn org2 trtntu, pola ltihannya pun pd mlm hari n t4 yg trtutup.

      Komentar oleh Anonymous — 8 April 2012 @ 08:35

    • menurut saya kuntau itu dapat dipelajari siapa saja yang memiliki keinginan untuk berlatih , bukan hanya kepada keturunan saja tetapi orang luar daerahpun juga bisa memiliki. tetapi selama ini keinginan untuk berlatih itu masih kurang serius.

      Komentar oleh Anonymous — 21 April 2013 @ 03:05

    • saaangat sependapat..

      Komentar oleh elpawi — 14 September 2013 @ 16:33

  3. kapan-kapan boleh adu tanding

    salam persilatan

    Komentar oleh ILYAS AFSOH — 25 September 2009 @ 02:40

    • Ayo adu jurus sama aku…

      Komentar oleh Najalil fatih — 27 November 2012 @ 02:08

    • bekuntau seperahu dgn aku jge boleh,,aku di ajarkan tehnik kuntau dgn 2 pisau cap garpu kte berkelahi satu sarung satu perahu….slm dr bandung turunan kedaton baturaje !

      Komentar oleh Ugan Niann — 14 Desember 2013 @ 12:13

  4. mampir untuk belajar kuntau…
    dibikin perguruannya aja mas. biar berkembang lagi.

    salam,

    Komentar oleh ikiakukok — 28 September 2009 @ 07:36

  5. wah, hebat!

    Komentar oleh heruyaheru — 25 Oktober 2009 @ 02:55

  6. Halo mas tyas pa kabar ? maaf ya aq bru mampir, mklum lg sibuk, n ngenet di sini mahal.

    Komentar oleh aancahpati — 7 November 2009 @ 05:41

  7. Salam kenal mas tyas

    salam kenal kembali mas..

    Komentar oleh Nanang — 28 November 2009 @ 13:32

  8. Assalamu’alaikum

    Dulu ketika saya kecil, pamanpaman dan ayah saya sering melakukan latihan silat kuntau ini, karena kami berasal dari semende dan salah satu budaya yang menjadi tradisi warisan kuntau ini. Bahkan dipadukan dengan berbagai senjata, dan yang masih saya ingat adalah dengan menggunakan pedang kembar. Sayangnya saya terpisah dari keluarga besar dan terdampar dipulau jawa, dan sama sekali tidak tahu lagi dimana keluarga berada juga kesenian kuntau. Semoga ada saudara2 yang mau melestarikannya agar tidak punah..
    Wasalam

    Komentar oleh budi — 17 Juni 2010 @ 17:15

    • moga aja ada yg melestarikanya aq sangat suka beladiri ,,kuntau rapat kebal nunggu hheheheehhe
      pengen nya shi gtw,aq dri tanhung raja 14 thun da blajar merantau,,
      skrng aq pulang buat balas dendam

      Komentar oleh Anonymous — 14 Januari 2013 @ 15:13

  9. assalamu’alaikum.
    salam buat smua.
    saya ttarik dgn pnyataan sodara dari aceh diatas,tentang kunto. saya dulu pernah sebentar/sedikit mempelajari beladiri kunto itu dan itu jg di aceh. kunto bukanlah silat spengetahuan saya,itu adalah salah satu aliran dari kungfu yg bnyak sekte,sperti shoelin,wint,taichi,pae-chi,khungtong dll.
    khuntong inilah yg dikenalkan oleh seseorg pndkar cina yg bnma khong toe. yg jg idup pada masa wong fei hung yg notabene seorang pendekar dan tabib muslim dr cina yg menguasai smua aliran kungfu yg lbih dr 15 aliran itu.
    bnyk pdagang cina yg muslim yg dtag keaceh dulu krn hubungan kerjasama antara cina dan krjaan aceh. dr sinilah aliran kunto/khuntong asuk dpelajari org2 aceh,mknya di indo kuntopun hnya dkenal org2 aceh .
    maap mgkin kurang lengkap,tolong dmaklumi.
    saya mau menanyakan sm tmn2 yg dr aceh:apakah saat ini marih ada tempat2 tuk belajar kunto diaceh?,mengingat ini bela diri yg jrg dan sy hanya pernah mendapati ini di aceh/ aceh rayek sj. mohon di infokan tempatnya bg yg pny info,krn sy ttarik untk kmbli mlnjutkan belajar kunto ini tuk olah raga.

    Komentar oleh Anonymous — 14 Juli 2010 @ 09:21

  10. thanks infonya bung.. [namanya siapa ya..] sebenarnya hal diatas tidak termasuk sebagai sebuah pernyataan, melainkan berbagi cerita saja dan bentuk kepedulian saya sebagai pecinta budaya.

    Ringkasnya dari Pulau Jawa ke Sumatera saya bertemu dengan orang- orang yang mengaku sebagai pesilat Kuntao. Dan bukan hanya di Aceh saja, kalo kita nyebrang ke Malaysia pun akan kedapatan pula silat kuntau.

    Penuturan anda mengenai silat kuntau yang disebarkan oleh pendekar cina bisa saja mengandung kebenaran sebab para pemain seni baronsaipun menggunakan seni beladiri kuntao’

    Komentar oleh mas tyas — 19 Juli 2010 @ 12:54

  11. assalamualaikum dari aceh….
    setau saya silek kuntau itu asal muasal semua jenis bela diri yg masih utuh…belum dipisah pisahkan seperti sekarang di antaranya sprti karate,kempo,kunfu,cimande,tarimalaya,taie,dll. kuntau itu asal dari semua jenis bela diri yg sangat mematikan,saya tau dikit2 karena saya sempat belajar wktu di dayah/pasantren murni ya gx lama sih kira-kira 3tahun lebih…dari situ saya tau bahwa kuntau bukan untuk berlaga di ring,karena gerakan gerakan kuntau semua mematikan lawan,bukan menjatuhkan lawan.
    dan di bawa ke asia oleh ulama besar/aulia dari timur tengah….
    dan kekuatan dahsyatnya kuntau itu sempurna bila bisa mengendalikan nafsu,amarah,serta beribadah dgan rajin….
    FB/YM:pykafajri@yahoo.co.id

    Komentar oleh fajri — 5 Agustus 2010 @ 19:47

  12. assalamualaikum semua..
    oa…anonymous pernah belajr uga d aceh rayeok/aceh besar…tntang kunto….
    setau saya di aceh rayeok hampir semua pelosok di ajarin silat kunto tpi udh brcampur2 skrg,wlpn saya bkn asli aceh rayeok(asli saya aceh utara n bljar kunto dikit2 di daerah aceh utara tersebut),tpi saya tau dikit2 krn saya udh 2 thun lebih tngl di aceh rayeok untk melanjutkan pendidikan S1 d Usk
    tapi klo daerah aceh utara,aceh timu,aceh barat dan aceh pidie pada umumnya di ajarin pada pasantren/dayah2 murni…dan tertutup..
    klo mau belajr kunto di aceh cobalah kepasantren/dayah2(ingat dayah2 murni) terpelosok d aceh,tpi jgn minta d ajarin,krn smua pasti akn bilang tidak ada yg bisa lagi silat kuno tersebut…
    tpi ngaimana caranya, anda harus menjadi santri d dayah2 tersebut dan anda akn d ajarin bila waktunya sudah tiba alias anda udh paham tentang seluk beluk agama di antaranya apa itu ilmu tauhid,ilmu manteek,ilmu tasawuf dan sebagainya…

    wassalam dari tanoh rencong

    pykafajri@yahoo.co.id

    Komentar oleh fajri di tanoh rencong — 6 Agustus 2010 @ 18:13

  13. waktu aku smp…di kampungku ada ortu teman ku yang ahli kuntau…!aku sering liat pertunjukannya yang di kemas seperti acara tarian…!namun sekarang tidak terlacak lagi keberadaanya…!(mungkin karena nyarinya cuma sambil lalu saja)…..marabahan..kota kecil di kalimantan selatan

    Komentar oleh yuda — 1 Oktober 2010 @ 07:55

  14. Salam kutau. . . . Saya dari kalimatan telah banyak tau tentang kuntau. . . . Pegen tau lebih jelas datang aja ke banjarmasin

    Komentar oleh M.r4m4dh4ni — 23 Februari 2011 @ 10:57

  15. Boleh juga ke Banjarmasin tapi masih berat di ongkos, :mrgreen: Bagi cerita dong tentang silat kuntau. Boleh sharing di kolom komentar ini. Gimana menurut anda asal usul dan perkembangan silat Kuntau di Indonesia? Salam kuntau.

    Komentar oleh Kertaning Tyas — 26 Februari 2011 @ 20:34

  16. Salam kenal mas Tyas. Benar kata teman-teman semua, Kuntau secara gerakan memang tidak sama dengan pencak silat, namun lebih mirip kepada beladiri cina. Menurut cerita tetua guru, kuntau masuk ke kalimantan datangnya dari sumatera, dimana orang sumatera berguru kepada orang cina. Di daerah kalimantan pun juga bisa ditemukan kuntau. Namun berbeda dengan cerita mas Tyas, disini perguruan kuntau banyak ditemukan di daerah hulu sungai / pahuluan dan daerah banua 6. dan boleh diajarkan kepada siapa saja yang tertarik, tanpa perlu mengenal keturunan tertentu.
    O iya, kuntau banjar juga dapat di temukan di daerah brunei dan malaysia. dimana asal usulnya dibawa oleh perantauan dari kalimantan.

    Komentar oleh brotherM4 — 26 April 2011 @ 03:13

    • BroterM4, makasih infonya. Saat ini saya sedang bertahap mengumpulkan pesilat- pesilat kuntaw di kabupaten Ogan Ilir- Sumatera Selatan. Namun Waktu dan tenaga masih terbatas utk kegiatan- kegiatan sosial di tempat tsb. Sambil bertahap bangkitkan kesadaran masyarakat setempat akan keagungan budaya leluhur. Bersaing dgn modernisasi..

      Komentar oleh Kertaning Tyas — 27 April 2011 @ 15:08

  17. Boleh.., sambil ngopi ya.. :mrgreen:

    Komentar oleh Kertaning Tyas — 27 April 2011 @ 15:11

  18. masih banyak Silat kuntau di pertunjukkan di Kalimantan selatan…
    Biasa na di adakan di acara Resepsi perkawinan…

    Komentar oleh Harry lukman — 31 Mei 2011 @ 00:38

    • Mantab, wajib kita lestarikan!

      Komentar oleh Kertaning Tyas — 4 Juni 2011 @ 19:43

      • di daerah saya baturaja masih banyak orang yang belajar kuntau ,dr kuntau melayu ,kuntau cina, kuntau padang ,maupun kuntau palembang ada disumatra selatan

        Komentar oleh Anonymous — 12 Juli 2011 @ 17:21

  19. Saya juga pernah belajar kuntao dari seorang guru silat yang tinggal di daerah Indramayu.
    Jurusnya terdiri atas jurus tangan kosong dan jurus senjata.

    Komentar oleh Yudhy — 26 Juli 2011 @ 06:08

    • Silat satu dan yg lainnya kadang saling mempengaruhi secara otomatis, seperti halnya akulturasi budaya. Kunto Indramayu plus unsur cimande kali mantab ya.. :)

      Komentar oleh Kertaning Tyas — 1 Agustus 2011 @ 21:21

  20. Di tempat asal.singkawang,msih banyak yang menguasai beladiri kuntao asli tiongkok aliran nggo miey phai…

    Komentar oleh fery — 12 November 2011 @ 04:57

  21. Di tempat asal saya.singkawang,msih banyak yang menguasai beladiri kuntao asli tiongkok aliran nggo miey phai…

    Komentar oleh fery — 12 November 2011 @ 04:57

    • Bagus, dorong saja utk upaya pelestariannya. Mantab. :)

      Komentar oleh Kertaning Tyas — 17 November 2011 @ 07:52

  22. alhamdulillah di baturaja ilmu kuntau masih ada n skrang ms ada yg memplajari nya

    Komentar oleh marsyahrudin — 2 Desember 2011 @ 04:23

    • Sip.. dorong terus budaya bangsa… Salam silat kuntau!!

      Komentar oleh Kertaning Tyas — 25 Desember 2011 @ 00:17

  23. kpd pemerintah oku coba lah di lihat n di lestarikan budaya kita ini jgn smpai budaya ini tinggal crita

    Komentar oleh marsyahrudin — 2 Desember 2011 @ 04:25

  24. Saya orang kandangan kec. hulu sungai selatan kalimantan selatan, saya dari perguruan kuntau jasa datu kandangan. Salam kenal

    Komentar oleh Romance — 23 Desember 2011 @ 16:08

  25. Mas tyas ada gak, tmpat belajar silat/kuntao dekat dgan daerah kami, saya tinggal didesa limbang jaya kecamatan tanjung batu ogan ilir,

    Komentar oleh Umar — 5 Maret 2012 @ 00:09

  26. sattaqun
    qurattaqun
    dahiballah
    haq kata Allah
    haq kata Muhammad
    berkat kalimat lailahaillallah

    Komentar oleh pedang malaikat — 6 Maret 2012 @ 09:05

  27. dikampungku masih banyak perguruan kuntao, dan yang paling terkenal adalah kuntao kelam dmna.., sparing partnernya harimau jadi-jadian, aku dari lintang 4 lawang sumsel

    Komentar oleh faisal — 28 April 2012 @ 14:21

  28. oy, jemo kito… aku dulu masih kecil ditebing-tinggi empat lawang sumsel.masih ada yang berlatih kuntau dihutan. ujian kelulusannya ada yang ditusuk dengan pisau, ada juga yang berkelahi dengan harimau jadi-jadian

    Komentar oleh ali — 18 Mei 2012 @ 13:45

  29. klo setau saya kuntau itu beljarnya d hutan d deket gunung pesagi .

    Komentar oleh pandji — 25 Mei 2012 @ 06:16

  30. klo belajar di gunung pesagi itumah harus udah mahir ceh,.
    Lawanya bukan orang lgi setue,……!!!!!

    Komentar oleh Ray Nufa Al Shahab — 7 Juli 2012 @ 12:07

    • setue ?? hahahha…….. setue dek nampak ye wak
      hahhahha

      Komentar oleh Ugan Niann — 14 Desember 2013 @ 12:23

  31. oi kabah belajar tu ngak guru pule , men dewek.an ngantar nyawo namenya :D

    Komentar oleh pandji — 3 September 2012 @ 02:52

  32. aku jeme semende asli cucung puyang serunting sakti me dak belajau kuntau . datang kebadahku saje.
    pisau due, cabang , tembung ade,.

    batu bedil ilir

    Komentar oleh Anonymous — 8 September 2012 @ 07:37

    • naahhh se guru rupenye puyang dihi mang,,,dlu ba’ ku ngajahi makai cap gerpu due…..trus tehnik jurus belage dalam sekain uji nye mun di duson dulu msh makai jurus seperahu hang due……….ku hase dihi maseh seriwayat guru…. salam aku jeme baturaje cman minahi lah di bandung timur

      Komentar oleh Ugan Niann — 14 Desember 2013 @ 12:27

    • dimane dulor tu makniahi?

      Komentar oleh Mendy Wiendy Citoo — 24 Desember 2013 @ 14:01

  33. kite lestarikah budaye jeme semende

    Komentar oleh rezki setiawan — 8 September 2012 @ 07:38

  34. dikota mana yempat latihan kuntau yg dkt..

    Komentar oleh Anonymous — 6 Oktober 2012 @ 15:02

  35. Silat kuntau asli budaye jeme semende, jadi jangah ngakuk2 suku ye lain, asli kuntau jak di suku semende, dikembangkah oleh puyang serunting sakti,…

    Slam knal jak cucung puyang serunting ,……

    Komentar oleh Rezki setiawan — 24 Oktober 2012 @ 15:46

  36. Jikalau kalian mau belajar silat kuntau ala sumsel pergia ja ke daerah….MUBA,SEKYU,DESA LUMPATAN…itu dsana masih bnyak2 guru2 yg bisa mengajarkan….itu tadi silatnya memang tersembunyi….latihanpun di tengah malam…..

    Komentar oleh Jomut iskandar — 11 November 2012 @ 23:48

  37. salam kenal,tidak bermaksud utk pamer,tp saya menguasai kuntau minang(silek minang)dan cakar elang…pada dasarnya kuntau di semende adalh datangnya dri luar,tidak ada satupun jenis kuntau asli semende……sesekali bolehlah kita bertukar pengalaman dibidang kuntau…p

    Komentar oleh paslan amir — 18 November 2012 @ 12:36

  38. Salam kuntau.,
    saya asli sum sel. kalaw asal bladiri kuntau saya kurang tau, tp yg jelas langka2 kuntau itu sangat ganas dn dahsyat jk kta sudah mendalaminya, jd tdk sembarang orang yg bisa d ajarkn beladiri ini, bila ada yg suda mendalami BL-K ini, maka ia brsipat padi semakin brisi smakin merunduk, krna BL-K ini sangat dkt dgn ajaran ISLAM, kalw dia brsifat takabur maka dia bukan pemegang asli beladiri Kuntau.

    Komentar oleh Anonymous — 24 Januari 2013 @ 04:03

  39. kalau mau cari guru, ada pendekar kuntaw di ranau, oku selatan, di kampung sukamarga, mumpung masih hidup, sebab tinggal sedikit pendekarnya..

    Komentar oleh ranau — 30 Januari 2013 @ 15:18

    • sape namenye ?? nengku juge di ranau.

      Komentar oleh pandji — 6 Mei 2013 @ 02:27

  40. ndukk…ndukk…ndukk… au di gunung raye tu nah ade masih megang kuntau , tapi lah tue , kesanelah kaba die tu tokoh masyarakat sanee.
    keturunan puyang mas penghulu , LURUSSS !

    Komentar oleh pandji — 14 Februari 2013 @ 04:40

  41. Menurut saya, kuntau itu adalah seni beladiri dari suku semende (semendo-jeme kite) ,
    kuntau itu bukan untuk menjatuhkan lawan, melainkan untuk MEMBUNUH lawan,. Jadi KUNTAU itu seni beladiri dari SUKU SEMENDE DI DAERAH PALEMBANG,..
    BUKAN DARI DAERAH YANG LAEN,.
    KUNTAU BANYAK JURUSNYA,. TANGAN KOSONG,
    DAN TARI PISAU DUE, TARI CABANG, TEMBUNG, DLL.
    JADI KUNTAU TU DARI SEMENDE,
    CUCUNG PUYANG SERUNTING SAKTI

    Komentar oleh Rezky semende — 26 Februari 2013 @ 15:39

  42. ass.salam pendekar.
    sy dri perguruan silat raja kunto.
    sy tggl di aceh tengah.
    mf bkn mksd merendhkn.setau sy ajrn silat kunto brsl dri seorg syekh yg bergelar SULTHON KUTUBI.raja kunto/silat kunto adlh induk dr smua aliran bela diri.salam damai.

    Komentar oleh andiwinariga. — 26 Februari 2013 @ 16:44

    • Kuntao tu asli dai ogan aiii kabah tini pacak pedie lahh,,nak beradu pedang due ape gak aku???

      Komentar oleh Anonymous — 7 April 2014 @ 06:09

  43. Terserah anda semua,.
    Tetapi kuntau itu dari semende,.
    Aq sebagai jeme semende asli ingin ngelestarikanye,,,
    sya juga skarang blajar kuntau.
    Makai sunngutan… Setue kumbang

    Komentar oleh Rezky semende — 21 Maret 2013 @ 06:26

    • men sunggutan laen ceritenye . itutu bukan kabah berarti yang begerak . tapi sunggutan kapooh.

      Komentar oleh pratama — 14 Mei 2013 @ 01:26

  44. jika anda ingin mengetahui kuntau datang lah k tempat sya karna sya salah satu murid yang belajar kuntau. .
    Pulaupanggung , tanggamus lampung indonesia

    Komentar oleh ervan saputra — 20 April 2013 @ 22:31

  45. Para pemerhati, pecinta dan pendekar- pendekar semuanya yang telah berkunjung di blog ini.. makasih banyak.. yuk semangat.. lestarikan silat kuntao di daerah masing- masing.. Salam Silat. :)

    Komentar oleh mas tyas — 27 April 2013 @ 05:00

    • aku asal kayu agung ingin belajar kuntau , apakah kawan kawan semua punya info alamatnya di wilayah Bekasi

      Komentar oleh singe — 9 Mei 2013 @ 10:22

  46. oiyo sahabat aku nak nanyo setau aku di silat kuntau bukan !@ jurus seperti yang dituturkan , tetapi hanya 5 jurus dan latihan pun cuma sebulan tapi siang malam :D hehee ..
    maaf kalo salah , ditunggu jkomennya

    Komentar oleh pandji — 22 Mei 2013 @ 06:40

  47. kuntao tdk smbrngn d prlhtkan, apa gy klau d bilng kuntao murni, maaf bknny sy mnyombonkan dri sya mhn aaf sblmny, sy mmplajari kuntao aliran buton pai dri selatan dan aliran shaolin ri utra trdpt bnyk jrus hny sja sdkit prbdaan inti sarinya, mhn maaf sblmny

    Komentar oleh Anonymous — 8 Juni 2013 @ 02:15

  48. Asalamualaikum
    saya dari tanah tumbuh kab, bungo prop jambi.
    LAin LUBUK LAIN IKAN
    LAIN PADANG LAIN BELALANG,
    wajar kalau stiap kita memiliki cerita yg tak sama,
    disini saya ceritakan tentang KUNTAU didaerah saya,
    KUNTAU ini adlh puncak ilmu silek/silat
    untuk mempelajari KUNTAU tidahlah gampang, bahkan harus masak/penguasai ilmu silek yg lain seperti:
    Silek tuo, silek harimau, silek elang, dan juga Silek sinding (sinding ini pun banyak macamnya) dan banyak ilmu silek yg lain lagi yg harus dikuasai,
    sesudah menguasai smua ilmu silek itu barulah ia bisa mempelajari ilmu tertinggi ialah KUNTAU.
    Jadi tidak ada perguruan KUNTAU yg ada satu guru, satu dua atau tiga murid.
    Dan yg belajar kuntau ini ya otomatis sudah luman umurnya sebab harus menguasai ilmu silet yg lain, satu ilmu silek saja tidak semua orang mampu apalagi semua ilmu silek dan apalagi yg namanya KUNTAU.
    Yg jelas KUNTAU ini masih ada didaerah sya tapi anda tak akan pernah tau siapa yg peKUNTAU ini dan dmna tmpat latihannya.

    Komentar oleh Rikko — 11 Juni 2013 @ 23:15

  49. Salam kenal… Mungkin ini agak terlambat mas saya hanya beri tambahan satu kl untuk kuntau itu nggak sembarangan mas… Saya belajar silat kuntau ini sudah dari kecil umur 6 thn silat ini sepengalaman saya penuh unsur magis mas. Silat kuntau ada 12 tari + 3 tari. Lagi. Tari pedang , tari cabang, pisau kembar dan tongkat. Waktu mutus silat (tamat) silat itu sabungnya di atas perahu atau sampan mas…. Kl mas mau cari guru itu di desa bukbuk komring bantan…. Mas siap kan aja metal dan fisik mas…… Kl mau belajar kuntau

    Komentar oleh dody boy — 24 Juli 2013 @ 12:34

  50. Kuntao itu jurus mematikan.
    Bukan lagi bela diri.
    Dilestarikan gak apa.tapi dipakai bahaya.
    Almarhum kakek saya sampai kepada anak2nya.semua bisa kuntao.
    Hanya cucunya yang tidak.karna pengalaman ayah kandung & uak saya yg masuk bui akibat kuntao itu.
    2 orang suku bali mati oleh ayah saya karna perkelahian dgn kuntao di daerah berhen,lampung.akibatnya rumah dan tanah disita orang bali.saya sendiri suku ogan murni.
    Sepupu saya 2 kali masuk bui hanya karna menampar tau2 mati yg ditamparnya.telapak tangan kanan nya tidak bersilang garisnya jadi hurup M.Tapi hanya berupa garis lurus.menurut kami orang ogan.Tapak Sial.memang sial 2 x bui.rumah orangtuanya diambil keluarga korban untuk tebusan pertama.yang kedua x nya tidak ditebus.biar kapok.

    Kuntao Bukan milik semendo,aceh,atau suku apa.kuntao ya kuntao…
    Mau tari pedang dua seperti warga pagarruyung..tetap aja kuntao milik indonesia.no suku A atau suku B.

    Saat saya SMA.kawan saya bernama rizal efendi suku semendo.kakeknya memiliki kemampuan kuntao bersilat diatas jajaran gelas berisi air tanpa tumpah.Sedangkan kakek saya almarhum dia bisa bersilat diatas bambu runcing.tanpa terluka.
    Meringankan tubuh sama dgn kakek kawanku itu.Saat di riau malah ada orang bersilat diatas koran yg digotong kawan nya tidak robek dari perguruan kera sakti.Ada juga abah yuti ditempatku.dapat memukul rontok tulang orang dgn gerakan halus menampar bukan tinju.
    Tapi kok zaman sekarang jarang yang bisa gitu?
    Karna kurangnya perduli kita pada warisan bangsa juga orang2 yang ahli tersebut lebih suka ilmunya tidak diturunkan dibawa mati.khawatir salah langkah mengambil murid.saya sendiri menjadi murid pencak silat paku banten bukan kuntao keluarga saya.karna sekarang dikeluarga saya,kuntao itu terlarang.
    Salam Kuntao Sob

    Komentar oleh Rei ivanka — 25 Juli 2013 @ 12:42

  51. Saya jga ingin mempelajri sni bla diri kuntau,karna sya asli suku semendo.dan keluarga sya tdk mau megajarinya

    Komentar oleh Ardi neutron — 24 September 2013 @ 02:38

  52. Bagai mana cara nya biar mentaL kt bs menjadi kuat. Trim’s

    Komentar oleh Agus — 13 November 2013 @ 09:07

  53. Salam kuntao ajah buat smua,,mf saya tdk komentar apa tntang kuntao,,,lowx mau sparing dgn hormat kami tunggu,,anggap aja tukar pendapat,,tanpa ada unsur apapun,,,,,”SALAM KUNTAO AJA YA” buat smuax

    Komentar oleh Anonymous — 15 November 2013 @ 05:27

  54. Di ogan komring ulu mash di lestarikan cuman latihan nya di dalam hutan dan pada malam hari.

    Komentar oleh anonymous — 27 November 2013 @ 23:51

  55. dari kecil pgn belajar kuntau,,tpi emang di baturaja seperti nya terlarang/tidak sembarang orang,,karna kebanyakan belum apa2 uda mau jd jagoan(jaman dulu),,,yg setengah jadi ini lah yg bahaya karna menurut paman2 ku kuntau emang dasyat/mematikan,kalo yg bener2 jadi malah semakin merunduk,,.

    Komentar oleh Anonymous — 7 Januari 2014 @ 16:28

  56. Kalau kalian mau belajar kuntau,. Datang saja ke LINTANG EMPAT LAWANG sumatera selatan.. disana masih lestari.. hampir setiap laki2 disana menguasai kuntau..

    Komentar oleh beospons — 9 Februari 2014 @ 13:55

  57. Q pernah bellajar kuntau di sumsel kab pat lawang

    Komentar oleh hEndro — 19 Februari 2014 @ 18:16

  58. Kuntau adalaah silat gung yg berpusat pada gunung dempo di pagar alam gunung merapi di jawa tengah selain belajar pencaknya kita juga mendapt kan guru halus dari gunung dgn saat kita terdesak kita bisa kesurupan (kemasukan guru) seperti itu lah kuntau yg sya pelajari…….

    Komentar oleh hEndro — 19 Februari 2014 @ 18:26

  59. Sedikit info.
    D pulau sumatra tepatnya d kec keritang. Masih ad perguruan kuntau bnjar asli. Tpi ad juga yg d cmpur dngan sendeng, pengeyan, dan cimande.
    Stau sya blajar kuntau ini guru nya hnya sdikit mmbrikn materi2 atau tekhnik2. Tnggl murid na sja yg mgembngkn na.dkat ap gk na dngan guru na.
    Gerakan na mnuruti gerakn harimau.. Lngkah2 na mulai dari 1 smpai 12. Ttapi perguruan ini d sni sudah tertutup. Krna pda zman dhulu d sne prnah d adakan prcoba.n. Kuntau bisa melawan 30 prguruan d sne. Kbetulan orang na guru saya.

    Komentar oleh Anonymous — 17 Maret 2014 @ 09:31

  60. Sedikit info.
    D pulau sumatra tepatnya d kec keritang. Masih ad perguruan kuntau bnjar asli. Tpi ad juga yg d cmpur dngan sendeng, pengeyan, dan cimande.
    Stau sya blajar kuntau ini guru nya hnya sdikit mmbrikn materi2 atau tekhnik2. Tnggl murid na sja yg mgembngkn na.dkat ap gk na dngan guru na.
    Gerakan na mnuruti gerakn harimau.. Lngkah2 na mulai dari 1 smpai 12. Ttapi perguruan ini d sni sudah tertutup. Krna pda zman dhulu d sne prnah d adakan prcoba.n. Kuntau bisa melawan 30 prguruan d sne. Kbetulan orang na guru saya.

    Komentar oleh Jaka — 17 Maret 2014 @ 09:32

  61. Salam kenal mas bro semua. Benar kata teman-teman semua, Kuntau/kuntao secara gerakan memang tidak sama antara daerah satu dengan yang lain dan hampir tidak mirip dengan pencak silat, namun lebih mirip kepada beladiri cina,tp menurut saya perbedaan bukan menjadi masalah,asal masih satu aliran kuntau/kuntao kita tetap sama,jd marilah kita menggalang persatuan.agar beladiri kuntau/kuntao ini tetap ada..

    Komentar oleh Bonek Yusika — 19 Maret 2014 @ 03:52

  62. Kuntao tu asli dai ogan aiii kabah tini pacak pedie lahh,,nak beradu pedang due ape gak aku???

    Komentar oleh Anonymous — 7 April 2014 @ 06:11

  63. Kapan kita bisa separing..saling tukar fikiran mas, Saya dari lampung tengah, mas dari mana. .??

    Komentar oleh Anonymous — 15 April 2014 @ 02:58

  64. aku ni jeme semende, uwak an ku guru kuntau, di dusunku ame nak belajar kuntau dek pacak sembarangan, belajar nye di kebun ame dikde di hutan, dek pacak kinak jeme ame pas latihan, ame nekat au pacak jagalnye guk jeme ye kemasukan, mpuk besimbun dapat lah titu.. latihanye gi 40 ahi, nah malam ke 40 titu malam pengataman, au kite di tes guk guru suhang2, macam2 penginaan kite pas pengataman, pacak teampun-ampun kite..

    nah setau ku, kuntau jeme semende nak perguruan kuntao cine beda..

    Komentar oleh bungceper — 21 April 2014 @ 04:53

  65. Kuntao tetap kuntao, kuntao tetap milik indonesia.
    Beladiri bisa dikatakan hebat tergantung sipemakainya mengaplikasikan gerakannya, kita tidak bisa bergantung dengan beladirinya tapi kita bisa bergantung dengan kemampuan kita. Kita jangan merasa hebat dengan apa yg kita miliki sekarang, karena semua beladiri itu baik dan bertujuan untuk MEMBELA DIRI dan bukan untuk menjadi pendekar atau raja.
    Saya belajar Beladiri Wushu sedangkan Kakek saya seorang praktisi KunTao kalimantan selatan , tepatnya di Barabai, suatu saat saya juga akan mempelajari beladiri Kuntao dari Kakek saya dan menyebarkannya agar mempermudah orang lain untuk belajar.
    Salam dari saya (ARIF TIRTANA, Banjarmasin)

    Komentar oleh Arif tirtana — 11 Mei 2014 @ 08:18

  66. Arif Tirtana dkk pesilat lainnya … kunto.. kuntao.. kuntaw… atau sebutan yg lain… rasanya ada dimana mana.. saya menjumpainya di Sumatera dan Kalimantan .. adalah silat yang hebat.. warisan budaya bangsa.. mari kita lestarikan… salam silat.!!

    Komentar oleh KertaningTyas — 2 Agustus 2014 @ 05:27

  67. Assallamualaikum salam kenalbuat mas tiyas dan para dulur penyimpan ilmu kuntau.. Sya asli anak Besema air keruh tingal di lmpung selatan saya perna belajar ilmu bela diri silek/kuntau aliran JENUK (serunting sakti) dari BESEMA AIR KERUH sedikit yg saya tahu, yg dhulu ny adalah ilmu gerak rasa serunting sakti (bpk ny si pahit lidah) sya bljr swaktu masih SMA, mungkin yg di blok ini ada yg perna mendengar nama2 guru saya
    -Mang suci.
    -Nek Tahar.
    -Mang Samsuri
    Beliu toko2 kuntau yg sudah tidak aktif (tidk mengajar kuntau lagi)
    kuntau JENUK yg di dalam nya menggusung kekuatan ucap srunting sakti blajar ny pun jauh dari kmpung berbaeda dgn perguruan lain atau aliran moderen yg blajar di tempat terbuka, alasan ny mungkin yg blajar kuntau puntau alasan nya knpa, di dalam JENUK Srunting sakti mempunyai khodam penjaga ilmu JENUK srunting sakti,khodam ny pun punya nama masing2 gak smua murid bisa punya(dituruni/di tunggangi)khodam nya sndiri yg milih atau di berikan oleh guru sendiri. khodam pangeran ny pun datang disaat terdesak atau di pangil untuk menyatu tubuh pun bergerak sendiri dalam keadaan sadar, ada beberapa nama2 khodam nya,
    -pangeran- ******..
    -pngeran -******..
    -pangeran-*****..
    -panglima-*****..
    -panglima-*****..
    Jdi yg bajar tdk di turuni/tunggangan pendamping nya hanya blajar gerak senjata,sambut ,buang,makan dan tari. Tpi kalo di asah trus maneru luar biasa jga bsa pilih tanding,, yg saya sayang kn dari perguruan silek/kuntau yg asli dari sumsel ini gak ada organisasi kgiatan nya, stelah penamatan pergi merantau smua seakan hilang smua ikatan persodaraan persatuan kuntau/silek. Berbeda dgn pergurun lain dari yg sinior sampai junior ny slalu ada pertemuan tiap bulan atuw tahun untuk melatih dan mempertajam ilmu gerak rasa yg perna di plajari sperti perguruan.
    Satu Hati(SH),paku banten,lebah putih,cimande,merpati Putih(PM) DLL.

    saya hrp perguruan kuntau kita ini di lestarikan sperti perguruan lain yg mengedepan persatuan nya SASEGA (salam sedulu galo).
    Skian dan trima kasih untuk Mas Tyas klo boleh tau ap nama aliran Perguruan mas tyas sendiri..

    Komentar oleh Aang Mahkota — 24 Agustus 2014 @ 05:52

  68. Konto diaceh hanya santri yang telah lama didayah yang telah menjadi teungku yang bisa konto, dan juga gayueung batee dan gayueung apui ini ilmu bela diri yang sangat mematikan di aceh hanya teungku2 dayah yang menguasai ilmu ini tidak diajarkan untuk sembarang orang, harus melalui zikir, seperti silat daboh ilmu kebal , kalau masih berstatus santri hanya belajar teknik silat saja

    Komentar oleh Libra karsa — 26 September 2014 @ 18:58

  69. kuntao sudah jarang yang belajar, karena harus 3 bulan berturut-turut.
    sampai khatam/ tamatan, baru boleh pulang.di sukamarga ranau, kalau gak salah pangah andi nama pendekarnya

    Komentar oleh ranau — 22 Oktober 2014 @ 07:12


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: